Tentang Saya

Halo! Sesuai dengan judul halaman ini, saya ingin berbagi sedikit cerita mengenai perjalanan saya di dunia blogging—mulai dari melangkah dengan domain gratisan .blogspot.com hingga akhirnya mengelola domain profesional .com.

Perkenalan Admin Blog

Awal Mula Menjelajahi Dunia Blog

Saya pertama kali mengenal blog saat duduk di bangku kelas 9 MTs, sekitar tahun 2017. Awalnya, ini hanyalah tugas dari guru TIK untuk membuat blog gratisan. Saat itu, saya memiliki blog dengan domain .blogspot tanpa pemahaman mendalam tentang apa itu blogging.

Jujur saja, di awal perjalanan ini saya sempat merasa malas menulis artikel sendiri, apalagi kondisi keyboard laptop saya saat itu sedang rusak. Akhirnya, saya lebih banyak melakukan copy-paste dari karya orang lain (sebuah proses belajar yang pahit, hehehe).

Setelah sempat vakum selama hampir setahun, semangat saya kembali muncul saat memasuki jenjang SMK. Sebagai siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), saya mulai berpikir bagaimana caranya menghasilkan pendapatan melalui internet. Di jurusan ini, saya belajar dengan penuh tekun, terutama untuk mata pelajaran produktif yang memang menjadi minat utama saya.

Di kelas 10, saya mencoba membangun blog baru dan mendaftarkannya ke Google AdSense. Sayangnya, hasilnya nihil. Saya ditolak hingga 10 kali karena masalah duplikat akun. Kegagalan tersebut memaksa saya memutar otak untuk mencari alternatif penghasilan lain, seperti mencoba shortlink. Namun, karena kesibukan tugas sekolah, aktivitas blogging saya kembali terbengkalai.

Era Transformasi ke Domain Profesional

Memasuki akhir semester 2, saya mulai menyeriusi dunia blog. Saya mulai berinvestasi dengan membeli berbagai domain, hingga akhirnya saya mendapatkan domain .com secara resmi, yaitu www.ansoriweb.com.

Awalnya, saya sempat mencoba migrasi ke platform WordPress menggunakan hosting. Namun, sebuah kesalahan fatal terjadi: saya menginstal plugin nulled yang menyebabkan website terkena virus Japanese Keyword. Website saya error parah dengan indeks mencapai 100 ribu artikel sampah.

Pengalaman pahit tersebut menjadi titik balik. Saya memutuskan untuk kembali ke platform Blogger karena stabilitasnya, dan mulai fokus membangun konten yang benar-benar bermanfaat dan orisinal.

Terima kasih bagi Anda yang telah meluangkan waktu untuk membaca perjalanan singkat saya. Semoga cerita ini bisa menginspirasi.

Salam hangat, dan enjoy blogging!
No Comment
Add Comment
comment url